Ads 720 x 90

Hacker Asal Jogja Memeras Perusahaan Amerika Dengan Cryptolocker

                             Source freepik.com

Hacker Asal
 Jogja Memeras Perusahaan Amerika Dengan Cryptolocker, Pemuda 21 tahun asal Yogyakarta ditangkap Bareskrim Polri. Peretas berinisial BBB(21), ditangkap Bareskrim Polri karena perbuatannya meretas Server Perusahaan Amerika.

Pelaku peretasan Server Perusahaan Amerika yang berinisial BBB(21) asal Yogyakarta diitangkap oleh Bareskrim Polri pada 18 Oktober 2019 di Sleman, Yogyakarta. Pelaku melancarkan aksinya dengan menyebarkan Ransomware pada 500 akun email. Cara pelaku memeras Perusahaan Amerika, dengan mengirimkan email berisi link ransomware kepada

pegawai perusahaan yang ditargetkan oleh si pelaku, ketika pegawai men-geklik tautan tersebut, Ransomware otomatis terunduh di komputer si pegawai. 

Impact dari Ransomware setelah si pegawai meng-klik tautan adalah system mail server perusahaan yang ditarget terenskripsi dengan Software Cryptolocker.

Pelaku berhasil memiliki kendali penuh atas sistem korban dan dapat mencuri serta menghapus data-data penting dari komputer si korban. pelaku juga mengancam akan menghapus data data penting sikorban, Jika sikorban tidak mentransfer uang terbusan, Uang tebusan tersebut berupa cryptocurrency atau yang dikenal dengan Bitcoin.

Namun, Pelaku peretasan Server Perusahaan Amerika tersebut tidak menyebutkan nominal bitcoin yang nantinya akan ditransfer oleh si korban, Pelaku peretasan meminta korban untuk menghubungi ke email drinstrumentspayment@gmail.com pelaku . Setelah korban mentransfer uang tebusan(bitcoin) ke akun wallet 17evyZL6ZvtV9uqvy79nZNbFEswuS87LBB pelaku.

HearlyDavidson sebagai barang bukti | Source Mirsan/kumparan.

Pelaku dalam menjalankan aksinya sejak tahun 2014.Hingga saat ini keuntungan yang didapat pelaku dari berbagai Perusahaan Amerika sebesar 30 bitcoin atau setara dengan 30 miliyar

Uang tersebut digunakan BBA(21) untuk membeli sejumlah barang mewah seperti motor Harley Davidson.

                    Source : Mirsan/kumparan


Atas perbuatannya tersebut, tersangka dikenai Pasal 49 Jo Pasal 33 dan Pasal 48 ayat (1) Jo Pasal 32 ayat (1) dan Pasal 45 ayat (4) Jo Pasal 27 ayat (4) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Dengan ancaman hukuman pidana 10 tahun penjara.
Naka chan
Suitezploit adalah blog yang membahas segala sesuatu tentang teknologi,Adsense, Knowledge,Blogging, serta kita juga menyediakan konten berupa tutorial dan berita teknologi.

Related Posts

2 comments

  1. Hahahaha, emang yah kalo duit hasil nyolong gitu cepet hangusnya. Jadi sebagai hacker sebaiknya membela negara dan mengabdi untuk menjadi aset bangsa bukan untuk memeras dan blackhat.

    ReplyDelete

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter